Sampul Novel Bantu  Mertuaku Ngerjai Pelakor

Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor

8.7 / 10.0
Dalam novel romantis modern Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor, seorang istri yang dikenal berwatak keras merasa bosan dengan pernikahan yang terlalu tenang. Namun, saat selingkuhan ayah mertuanya kembali dan menyiksa ibu mertuanya, ia akhirnya menemukan lawan tanding. Baca novel online seru ini sekarang!
Ringkasan Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor
Terkenal sebagai wanita blak-blakan yang pantang mengalah saat berdebat, sang protagonis selalu diperingatkan ibunya bahwa tabiat kerasnya akan membawa petaka setelah menikah. Kenyataannya, ia justru mendapatkan suami yang penurut dan ibu mertua yang sangat lembut. Kehidupan rumah tangganya yang damai malah terasa menjemukan karena ia kehilangan panggung untuk beraksi. Namun, segalanya berubah saat masa lalu ayah mertuanya kembali datang mengusik, membuat ibu mertuanya menderita. Kini, menantu yang siap tempur ini tidak akan tinggal diam dan bersiap menghadapi sang pelakor.
Baca Selengkapnya

Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor Bab 1

Aku dikenal sebagai wanita kasar di lingkungan sekitar, aku juga nggak pernah mau mengalah pada orang lain saat bersilat lidah.

Hampir setiap hari, Ibuku mengingatkan kalau aku akan menerima ganjarannya setelah menikah nanti.

Alhasil, suami yang aku nikahi sangat penurut padaku, ibu mertuaku pun orang yang sangat lemah lembut.

Akibatnya, aku tidak memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuanku ini, kehidupan pernikahanku pun terasa agak membosankan.

Sampai suatu saat, wanita idaman ayah mertuaku kembali ke negara ini, ibu mertuaku terlihat sangat menderita setiap hari.

Aku pun mulai mempersiapkan diri dan bersiap untuk bertarung!

…

Luar Biasa Harmonis

Ayahku sangat memanjakan putrinya.

Dari kecil sampai dewasa, aku selalu mendapatkan apa saja yang aku mau.

Namun, ibuku itu wanita yang sangat baik. Selama ada orang yang berani buka mulut, mereka bisa mengambil barang apa saja dari rumahku.

Jadi saat aku masih kecil, dari mainan ukuran kecil sampai perkakas rumah tangga kami yang ukurannya besar, semua orang bisa mengambilnya sesuka hati mereka.

Ibuku juga merupakan orang yang sangat memanjakan adik laki-lakinya.

Ibuku memberikan penghasilan ayahku pada adiknya untuk membeli rumah, mobil dan juga biaya nikah. Bahkan anak-anak dari pamanku pun dibesarkan dari uang ibuku.

Ayahku bersimpati dengan masa kecil ibuku yang tidak mendapatkan kasih sayang apapun, tetapi ibuku malah memperlakukan ayahku seperti orang bodoh saja.

Setelah berkali-kali gagal menentang, akhirnya aku pun menjadi galak, agresif, dan suka mengumpat.

Semua yang ada dalam jangkauanku, bahkan hewan yang lalu lalang saja akan kutampar sebagai pelampiasan amarahku.

Sejak saat itu, tak seorang pun yang berani mengambil barang-barang dari rumahku lagi.

Bahkan kata sandi pembayaran milik ibu dan ayahku, semuanya diatur olehku.

Ibuku yang lemah dan tak bertenaga, jatuh di pelukan ayahku dan mulai menangis.

"Anak kita bahkan tidak tahu berbagi, bagaimana dia bisa bertahan saat terjun ke masyarakat nanti?"

Aku memutar mataku dan berkata, "Ibu tampaknya sangat suka berbagi, kenapa kamu tidak berbagi suamimu dengan orang lain saja? Aku tidak keberatan kalau memiliki seorang ibu tiri."

Membiarkan orang lain menindas diri sendiri tanpa perlawanan adalah tindakan yang lemah.

Kalau saja aku tidak menghentikannya, ibuku pasti akan memberikan dua pertiga harta milik ayahku.

Bersikap galak dan mengumpat adalah keunggulanku. Selama aku merasa tidak setuju, aku akan segera menyerang mereka tanpa ampun.

Pada akhirnya, pamanku dan keluarganya yang seperti benalu itu, tidak berani lagi datang ke rumahku.

Setiap kali adik sepupuku menangis, bibiku akan mengetuk jendela dan berkata, "Kakak sepupumu sudah datang!"

Adik sepupuku langsung terdiam dan tidak berani mengatakan sepatah kata pun.

Semua orang bilang kalau Jessica Wilson, putri sulung dari Keluarga Wilson, adalah seorang wanita yang kasar dan tidak akan pernah bisa menikah.

Alhasil, aku tidak hanya bisa menikah, aku juga menikah dengan orang yang kaya raya.

Setelah menikah, ibu mertuaku sangat sayang padaku, suamiku juga sangat penurut. Kehidupanku menjadi sangat tentram.

Sampai-sampai aku tidak punya kesempatan untuk memamerkan kemampuan dalam bertengkar.

…

Aku dan suamiku, Anthony Spencer, bertemu melalui sebuah kencan buta.

Saat pertama kali bertemu, aku bilang padanya kalau aku itu pemarah dan memintanya untuk berpikir matang-matang. Tak disangka, pria itu malah mengangguk dengan wajah memerah dan berkata kalau dia memang menyukai wanita pemarah.

Ayah mertuaku, Jonathan Spencer, dia seorang direktur grup perusahaan yang bergerak dalam perdagangan ekspor - impor. Sedangkan ibu mertuaku, Silvia Haley, dia telah mengelola lebih dari belasan sekolah taman kanak-kanak.

Aku dan suamiku bertemu secara kebetulan. Dia datang ke restoran kami untuk membahas bisnisnya dan aku malah mengira kalau dia sedang kencan buta.

Pada akhirnya, dia jatuh cinta padaku pada pandangan pertama dan menyatakan dengan jelas kalau dia hanya ingin menikahiku.

Setelah bertemu orang tua masing-masing, ayah mertuaku baru mengetahui kalau aku hanyalah anak perempuan seorang manajer pabrik kecil yang terkenal dengan sifat pemarahnya.

Ayah mertuaku merasa sangat tidak puas, tetapi suamiku mengancam akan bunuh diri kalau tidak diperbolehkan menikah denganku.

Aku pun akhirnya menjadi nyonya di Keluarga Spencer.

Aku mengira pasti akan terjadi kekacauan dan pertikaian begitu aku masuk ke rumah keluarga suamiku.

Ternyata ibu mertuaku sangat pendiam dan tidak pernah mempersulit aku. Dia selalu berbicara padaku dengan nada yang sangat lembut.

Semua rumor pertarungan antara ibu mertua dan sang menantu yang aku nanti-nantikan pun hancur berkeping-keping.

Setelah dua tahun menikah, kehidupan keluarga kami berjalan luar biasa harmonis.

Sampai suatu ketika Celine Haley, wanita idaman ayah mertuaku, menelepon dan meminta ayah mertuaku pergi ke luar negeri untuk menemuinya.

Ini pertama kalinya aku melihat raut wajah ibu mertuaku yang tampak sangat marah.

Aku pun langsung pergi melihat-lihat album foto di dalam rumah.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bantu Mertuaku Ngerjai Pelakor

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Bab
Baca Sekarang
Bagikan