Sampul Novel Cinta Muara Luka

Cinta Muara Luka

8.2 / 10.0
Dalam novel Cinta Muara Luka, Yasmin menghadapi rahasia kelam keluarga setelah kehilangan ibunya. Di antara pengkhianatan cinta pertama dan kehadiran Fatih, ia harus memilih arah hidupnya. Baca romance novel penuh misteri ini sekarang di platform online novel terbaik.
Ringkasan Cinta Muara Luka
Pasca kehilangan ibunya, Yasmin yang merupakan putri tunggal pengusaha transportasi jatuh hati pada seorang pria pekerja keras. Namun, kebahagiaan itu hancur saat rahasia kelam orang tuanya terungkap hingga ia nyaris mengakhiri hidup. Kehadiran Fatih kemudian menjadi titik balik besar dalam hidupnya. Kini, Yasmin terjebak dalam dilema antara membuka hati untuk lembaran baru atau tetap bertahan pada cinta pertamanya yang telah meninggalkan luka mendalam.
Baca Selengkapnya

Cinta Muara Luka Bab 1

Apa kabar kematian?

Akhirnya kau datang menjemput wanita yang paling kucinta.

Jaga dia dan antarkan pada tempat muara keindahan bernama SURGA.

-Yasmin Azalea-

Tubuh Yasmin yang lemah bergetar hebat saat jasad wanita yang paling dicintai tertutup tanah perlahan-lahan. Tanah merah yang akan menjadi tempat tidur ibunya mulai malam ini. Tidak ada lagi ranjang yang empuk, apalagi bantal yang siap menopang kepala. Kini hanya tanah dan beberapa lapis kafan yang akan menyelimutinya.

Di atas gundukan tanah merah gadis berusia dua puluh satu tahun itu bersimpuh, menumpahkan sesak yang sejak semalam menggelayuti. Tidak dipedulikan orang-orang yang mencoba menenangkannya, juga tak dihiraukan lagi pakaian putih yang melekat di tubuh basah dan penuh noda dari tanah pemakaman. Orang-orang yang mengiringi kepergian wanita terhormat itu memandang iba. Setelah ditutup doa oleh seorang ustaz, mereka pergi satu per satu meninggalkannya, ayah dan beberapa orang yang merupakan keluarga Nisrina.

Gadis malang dengan rambut tertutup sehelai kain, masih memeluk erat nisan sang ibu. Air mata mengalir deras mengingat hari-harinya akan berbeda mulai hari itu. Tak ada lagi wanita yang akan menyisir rambut hitamnya atau menciumi berkali-kali tatkala ia enggan bangun dari tidur. Tidak ada lagi yang akan memarahinya saat makan malam sambil bermain handphone. Juga tak akan ada lagi yang mengantar dan menunggunya pulang. Ia kehilangan sosok yang sangat berharga. Sosok yang selalu memeluk setiap ia bersedih.

Tak bisa lagi ia membayangkan hari-hari tanpanya. Tak sanggup lagi ia membayangkan kesepian yang akan memeluknya erat mulai hari ini. Meski ia tahu masih ada ayah yang akan menemani dan berbagi kesah seperti biasa tapi tetap saja semua tak lagi sama.

Bundanya berpulang setelah lima bulan berjuang melawan kanker ovarium yang selama ini menggerogoti. Segala upaya dilakukan untuk mengobati sang bunda bahkan sampai terbang ke negara tetangga yang memiliki fasilitas dan tenaga medis terbaik. Namun, semua sudah ketentuan dari Sang Pencipta bahwa Ia lebih menyayangi makhluk-Nya.

Laki-laki yang memiliki nasib yang sama dengan Yasmin, memeluk erat. Tangannya membelai lembut pucuk kepala yang tertutup kerudung. Kecupannya ia daratkan pada kepala Yasmin dan akhirnya gadis itu menumpahkan semua tangis dan kesedihan dalam dekap hangat pelukan seorang ayah.

Langit masih menjatuhkan tetes-tetes air pada tanah yang selalu menerimanya dengan bahagia. Ayah dan anak itu akhirnya beranjak meninggalkan gundukan tanah yang penuh akan bunga tujuh rupa. Langkahnya pelan tak rela pergi meninggalkan jasad sang ibu yang terbujur kaku seorang diri.

Seorang wanita dengan pakaian serba hitam memandang sinis pada mereka dari dalam sebuah mobil. Ia turun dan menghampiri dua orang itu dengan tangis yang telah ia persiapkan sebelumnya.

“Bayu, aku turut berduka cita atas kematian Nisrina ya,” ucapnya dengan wajah sedih sambil mengelus bahu Yasmin.

“Iya, terima kasih sudah hadir. Tolong maafkan semua kesalahan istri saya,” ujar Bayu tegar.

Bayu membawa Yasmin pergi meninggalkan area pemakaman setelah berpamitan pada wanita bernama Clara. Selepas Bayu pergi, Clara tersenyum kecut pada nisan bertuliskan Nisrina binti Rendra Jayakusuma. Tatapan penuh benci ia layangkan pada tempat peristirahatan terakhir sahabatnya itu.

Yasmin memandang kosong pada jalanan yang dilalui dari jendela mobil. Membawanya kembali pada rumah yang kini kehilangan sang matahari. Memorinya memutar kembali kebersamaan dengan ibunya kala berada di dalam mobil ketika hujan turun. Mereka akan menggambar dan menulis di jendela yang terdapat uap air atau bunda akan menyanyikan lagu kesukaannya dan ayah akan mengikuti. Air mata yang sempat berhenti kini mengalir kembali. Dalam setiap sudut mobil itu, terdapat kenangan indah dengan wanita yang melahirkannya. Gadis bermata bulat itu tak tahu apakah nanti dapat melewati hari-hari tanpa wanita cantik penerang hidupnya, jika saat ini saja ia sudah sangat merindu.

Isak tangis Yasmin menjadi musik pengiring perjalanan kembali pulang. Bayu hanya mampu menatap pilu sang putri yang mulai memanggil-manggil nama ibunya. Sama dengan Yasmin, air mata yang sejak tadi berusaha untuk ditahan pun akhirnya lolos, karena merasakan pedihnya sebuah kepergian. Dengan gamang ia harus melalui hari-hari untuk melanjutkan hidup meski hatinya tertinggal bersama jasad sang istri.

Deretan karangan bunga berbaris rapi sepanjang jalan menuju kediamannya. Sebuah ucapan berbelasungkawa yang ditujukan padanya dari orang-orang yang mengenal mereka. Beberapa anak buah Bayu masih ada di sekitar rumah. Beberapa bertakzia dan beberapa yang lain sibuk membantu merapikan rumah yang sejak sore kemarin dipenuhi banyak pelayat.

Tiba di sebuah bangunan megah nan mewah, dengan pagar besi warna hitam yang berdiri kokoh melindungi privasi si empunya rumah. Dua buah pilar tinggi berwarna putih menjulang, menopang rumah yang gagah berdiri memberikan kesan bahwa pemiliknya adalah seseorang yang kuat lagi bijak. Baik Yasmin maupun Bayu, keduanya tidak ada yang beranjak dari dalam mobil. Mereka tenggelam dalam pikiran masing-masing.

Tiba-tiba seseorang mengetuk kaca mobil Bayu dan membuyarkan lamunan mereka. Bayu segera membuka pintu dan bergegas keluar ketika melihat Boby, asisten pribadinya yang mengetuk kaca itu. Mereka segera terlibat percakapan masalah pekerjaan.

Yasmin segera beranjak ke dalam rumah tapi kakinya tiba-tiba berhenti saat mendengar percakapan ayahnya. Matanya reflek memandang arah yang ditunjuk Boby. Seorang perempuan berjilbab paruh baya memandang ke arah mereka. Ia segera pergi ketika keberadaannya diketahui. Menurut keterangan Boby yang disampaikan kepada ayahnya, wanita itu sejak semalam telah berada di sana. Ia hanya memandang dan tidak melakukan apa-apa.

Bayu merasa sangat familiar dengan wajah itu. Ia lalu meminta Boby untuk membawa wanita itu jika ia berada di sana lagi. Namun sayang wanita itu tidak pernah muncul lagi setelah hari kematian Nisrina.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Muara Luka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dia Memilih Kebohongan, Aku Memilih Pergi
8.9
Setelah perjuangan panjang, aku berhasil menemukan adik iparku yang sekarat. Saat bergegas ke rumah sakit, aku terlibat tabrakan dengan mobil sport merah. Pengemudinya yang angkuh menuntut ganti rugi miliaran rupiah dan mengaku sebagai istri dari pewaris keluarga Blakely yang kaya raya. Aku terpaku menyadari bahwa wanita itu adalah selingkuhan suamiku sendiri, Nixon. Kini aku terjebak dalam dilema antara menolong adik Nixon atau membalas pengkhianatannya.
Sampul Novel Dosa Termanis dengan Calon Iparku
9.6
Safira terjebak dalam dilema besar setelah menerima kesepakatan dari Kai, calon adik iparnya. Meski seharusnya ia setia pada Arkana, sang calon suami, Safira justru melampaui batas hingga membiarkan Kai mengusik hatinya. Hubungan terlarang ini memicu konsekuensi fatal saat benih cinta tumbuh di rahimnya. Di tengah pengkhianatan ini, Safira harus memilih antara tanggung jawab atau perasaan. Siapakah yang akan menjadi pelabuhan terakhir bagi cintanya?
Sampul Novel Hilangnya Masa Muda
9.7
Safira Ayu Andini terpaksa merelakan masa mudanya demi pernikahan yang tidak diinginkan. Ia dipersunting oleh Danu Pratama, duda satu anak berumur tiga puluh tahun yang memiliki sifat dingin dan ketus. Pernikahan ini terjadi murni karena Danu harus menuruti desakan sang ibu, Bu Rina. Tanpa landasan cinta, Safira kini harus menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan bersama pria yang sama sekali tidak menaruh hati padanya.
Sampul Novel KETIKA CINTA BERTASBIH
9.3
Meski ikhtiar telah maksimal, takdir tetap menjadi penentu akhir sebuah hubungan. Kisah ini menyoroti dilema cinta beda keyakinan antara dua insan yang mustahil bersatu dalam ibadah. Sebagai hamba Allah, ia tak mungkin menjadikan seseorang yang berbeda iman sebagai imamnya. Namun, rasa cinta yang telanjur mengakar kuat membuatnya sulit untuk melepaskan. Akankah perasaan ini berujung di pelaminan, atau ia harus mengikhlaskan perpisahan demi prinsipnya?
Sampul Novel Sang Pemuas Nafsu
7.9
Kisah romansa dewasa 18+ ini mengikuti perjalanan seorang mahasiswa cerdas yang berkuliah di kampus ternama berkat jalur beasiswa. Meski memiliki keterbatasan ekonomi dan penampilan fisik yang biasa saja, hidupnya berubah drastis setelah kehilangan sahabat terbaiknya. Sosok pria yang semula tak menonjol ini tiba-tiba menjadi pusat perhatian banyak wanita. Perubahan tak terduga tersebut membawanya ke dalam serangkaian konflik asmara yang penuh gairah dan kedewasaan.
Sampul Novel Si Pembantu Manis dan Sang Miliuner
8.8
Loana terjepit di antara kehidupan desa yang bersahaja dan kemewahan rumah tempat ibunya mengabdi. Segalanya berubah saat ia bertemu Mihai, putra majikan yang terkekang ekspektasi keluarga. Cinta terlarang pun tumbuh meski terhalang kasta sosial dan rahasia kelam. Di tengah ancaman kehancuran masa depan, Loana harus memilih: mengikuti kata hati demi cinta yang berbahaya, atau tunduk pada tekanan masyarakat dan peringatan ibunya. Sebuah kisah pengorbanan yang emosional.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan