Sampul Novel DARK LOVE

DARK LOVE

8.2 / 10.0
Dalam novel DARK LOVE, Aluna harus memilih antara Mark yang penuh kelembutan atau kembalinya Albert yang membawa rahasia masa lalu. Ikuti kisah romance modern ini tentang dilema keluarga dan cinta yang rumit. Baca romance stories ini untuk mengungkap kebenaran di balik hilangnya sang kakak.
Ringkasan DARK LOVE
Aluna tumbuh besar di keluarga Dewantara bersama Albert setelah ditinggal orang tuanya. Ikatan persaudaraan mereka berubah menjadi cinta terlarang yang membuat Albert pergi menghilang. Saat Aluna mulai menata hidup dan berencana menikah dengan Mark yang penuh kelembutan, Albert tiba-tiba kembali. Ia membawa penjelasan masa lalu sekaligus rahasia mengejutkan mengenai sosok Mark. Kini, Aluna terjebak dalam dilema antara masa lalu dan masa depannya.
Baca Selengkapnya

DARK LOVE Bab 1

Apa kau merindukannya? Ya!! aku sangat merindukannya!! Apa yang kau rindukan darinya? Aku merindukan saat bermain di bawah hujan dengannya. Kau tidak merindukannya!! Apa maksudmu? Tentu saja aku merindukannya! Tidak! Kau tidak merindukannya, kau hanya rindu apa yang pernah kau alami bersamanya, bukan dirinya. Sesuatu yang tidak pernah kau temui dan rasakan pada orang lain, kau rindu kebiasaan bersamanya. Bukan dirinya.....!!

2018

Aluna POV

Ku pejamkan kedua mataku berharap wajah itu enyah dari pikiranku, sayangnya gelap justru membuat raut itu makin nyata dimataku. Kubuka mata dan kurasakan bayangnya ada dimana-mana. Sial!! Apalagi ini? Ku tutup laptop dan mulai melempar pandangan ke luar. Menembus kaca yang menghalangiku dengan deras hujan. Kuhembuskan nafas kearah kaca yang meninggalkan jejak embun disana, sejenak kuarahkan telunjukku dan mulai mengukir sebuah nama. Detik pertama aku tersenyum mendapati sebuah nama tertulis didepanku, detik berikutnya kurasa embun sudah berpindah ke mataku. Kurasakan pipiku basah, apa café ini bocor sehingga rintik hujan jatuh dan membasahiku? Tidakkah pemilik café ini tau bahwa aku sudah susah payah berjam-jam mengaplikasikan bedak dan blush on agar aku tampak cantik hari ini?

Seorang pelayan menawarkan sapu tangan padaku, apa-apaan ini? Apa kali ini hujan yang turun dari mataku? Bagaimana dengan mascara-ku? Apakah luntur? Mau tak mau aku menerima sapu tangan itu, malu-malu aku beranjak dari tempat dudukku menuju toilet, kuharap make up-ku tidak luntur.

Kulihat wajah yang memantul di cermin, sepertinya aku mengenal wajah itu. Ya! Aku sangat mengenal wajah itu. Wajah yang lelah. Lelah menahan kerinduan yang sudah keterlaluan.

Cepat-cepat kubasuh wajah itu dengan air dari wastafel, berharap guratan kerinduan itu ikut terbawa aliran air. Nyatanya guratan itu tak mau hilang. Seakan sudah mengakar disana. Aku menyerah. Lama kupandangi wajah itu, wajahku sendiri. Entah berapa lama sampai kurasakan getaran di saku celanaku.

Klik! "Hallo?"

"Mau sampai kapan kamu mengurung diri di toilet?"

Kujauhkan layar ponselku untuk melihat siapa yang menelponku, Krystal!

"Sebentar lagi aku keluar." Tanpa basa-basi kututup telponku, melihat sejenak wajah yang lelah itu. Ahh mascara-ku masih baik-baik saja. Make up-ku masih baik-baik saja. Hanya hatiku yang tidak baik-baik saja.

Cepat-cepat aku keluar dan bergegas kembali ke tempat dudukku, disana kudapati wanita cantik yang dengan santainya menikmati cappuccino-ku.

"Huh, lancang!"

Yang ku gertak hanya tersenyum manis.

Krystal meletakkan cangkirnya -cangkirku lebih tepatnya- menatapku dalam-dalam sembari tetap tersenyum.

"Apa sekarang toilet akan masuk list tempat favoritmu?"

"Kau ini bicara apa? Tentu saja tidak."

"Lalu kenapa kau lama sekali disana? Aku duduk disini sekitar 15 menit dan mendapati nomor meja tempat kau duduk hanya terdapat laptop dan secangkir cappuccino yang hampir dingin."

Aku tak menjawab, mengambil cangkir cappuccino-ku. Hanya menggenggam, tidak meminumnya. Kulempar pandangan yang mana hujan masih belum lelah berjatuhan. Kurasa Krystal juga melakukan hal yang sama.

Di luar ada banyak anak kecil berlarian, mereka tertawa seakan tanpa beban. Menikmati setiap tetes hujan yang berjatuhan. Aku pernah seperti mereka, bermain di bawah hujan, tidak sendirian tentu saja. Ada dia.

Kau tau apa yang paling menyenangkan dari hujan?

Tidak, apa?

Kamu!! Karena ada kamu setiap kali hujan turun.

"Hujan itu lucu yaa, terkadang dia datang sambil membawa kenangan yang tidak sepatutnya ia bangkitkan."

Aku menatap Krystal, apa maksudnya?

Krystal sadar bahwa aku menatapnya, sepasang bola mata besar miliknya berbalik menatapku, seakan mencoba memberi jawaban lewat tatapan lembutnya itu.

Kusadari bahwa Krystal adalah teman dekatku yang paling cantik, siapa yang bisa menyangkal kecantikannya? Mata bulat, hidung bangir dan bibir yang menawan, belum jika kau melihat senyumnya. Kupastikan kau akan jatuh cinta padanya. Jika tak ingat kalau kami ini sama-sama wanita, sudah kupacari dia.

"Hujan turun setiap ....."

"Sudahlah Krys!!" sergahku. -Aku paham sekarang. Sangat paham- "Kau tak perlu mengingatkannya."

"Tidak, aku tidak mengingatkannya, karena kuyakin kau tak akan pernah melupakannya."

Tatapan Krystal semakin lekat.

Aku tak menimpali perkataannya, hanya menghirup habis cappuccino-ku, benar kata Krystal, cappuccino-nya hampir dingin. Kuletakkan cangkir kopiku yang sudah tandas, bebarengan dengan pesanan Krystal yang baru datang. 3 Muffin stroberi dan secangkir kopi hitam yang kental.

Aku menatap pesanan Krystal lekat, kupandangi sekian lama sampai aku sadar bahwa aku mendengus keras.

"Kau mau kopiku?" tawar Krystal.

"Tidak terimakasih." Ujarku sopan.

"Atau mau kupesankan? Sebagai ganti cappuccino-mu yang kuminum tadi." Krystal tulus menawariku, Dia memang selalu begitu.

Aku menggelengkan kepala.

"Baiklah." -Krystal menggigit muffin-nya- "Ini enak... hmmm, nyam... hmmm."

Aku tak memberi respon apapun, mataku terbagi antara menatap hujan dan melirik kopi hitam miliknya.

"Kalau kau memang mau, aku bisa pesankan, atau kau boleh mencicipi kopiku." -Aku hanya diam- "Lagipula, bukankah kau dulu sangat menyukai kopi hitam yang kental seperti ini?" -Lagi-lagi aku diam- "Kenapa?" lanjutnya, masih menunggu jawaban dari pertanyaannya.

"Tidak apa-apa."

"Apa kau takut darah tinggimu kumat?"

"Bukan!"

"Serangan jantung?"

"Tidak."

"Lantas?"

Aku tau Krystal menunggu jawabanku, tapi mungkin aku tidak akan menjawabnya.

Memang benar, dulu aku adalah penikmat kopi hitam, tapi sekarang jangankan minum, melihatnya saja aku tak mau. Bukan karena takut serangan jantung atau darah tinggi, tapi hitamnya mengingatkanku akan warna matanya yang tak pernah bisa lagi kutemui.

Kupilih untuk memalingkan wajah demi menghindari tatapan Krystal.

"Kau tau Luna, terkadang ketika kau melihat sesuatu yang membuatmu teringat akan dia, itu bukan salah sesuatu yang kau temui, bukan pula salahmu karena mengingatnya lagi. Itu adalah kenangan yang tidak bisa kau hapus meski bertahun-tahun telah kau upayakan untuk kau tinggalkan. Tidak ada yang pernah tuntas dari memori, jangan dipaksakan. Lepaskan! Biarkan memori itu lewat, pilihanmu adalah menuruti memori itu, atau membiarkannya berlalu."

Aku menghela nafas panjang, meresapi kalimat Krystal yang panjang lebar dan memang benar, semua adalah soal pilihan, mengalahkan atau dikalahkan oleh memoriku sendiri.

Di luar masih hujan, bahkan kian deras, beberapa orang berjalan tergesa menuju tempat yang bisa dijadikan teduhan dari hantaman hujan yang jatuh tanpa ampun.

Dan kali ini bukan sekedar embun yang berpindah ke mata, tanpa kusadari butiran kristal berlelehan dari bola mataku yang sedari tadi sudah panas. Derasnya sama dengan hujan di luar sana.

"Air matamu akan runtuh sebanyak tetes-tetes cintamu ... Aluna,"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi DARK LOVE

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CEO YANG MENKUJGKIRBALIKKAN DUNIAKU
8.3
Delia, mahasiswi sederhana, terjerat asmara dengan Arkan, sang pewaris konglomerat. Namun, kebahagiaan itu sirna saat tunangan Arkan muncul dan mempermalukan Delia. Sikap Arkan yang diam membisu meninggalkan luka dalam. Empat tahun berselang, takdir membawa Arkan kembali sebagai CEO di kantor baru Delia. Di tengah bayang masa lalu, Delia harus memilih antara mengundurkan diri, bertahan, atau menuntut balas atas rasa sakitnya yang belum usai.
Sampul Novel Dari Pembantu Menjadi Ratu
8.2
Dengan tangan gemetar dan mata terpejam, Scarlett mencoba meraih celana yang dikenakan Ethan. Namun, suasana seketika pecah saat Scarlett berteriak kaget karena tak sengaja menyentuh sesuatu yang terasa sangat keras. Ethan pun tersentak mendengar jeritan nyaring yang memekakkan telinga tersebut. Dengan wajah yang merona merah karena malu sekaligus dilingkupi rasa takut, Scarlett menunjuk ke arah benda itu untuk menjelaskan penyebab kepanikannya yang tiba-tiba.
Sampul Novel Nasip Sang GADIS MALANG
9.2
Noah terbakar api cemburu dan amarah yang meluap hingga ia kehilangan kendali. Dengan suara rendah yang serak, ia menegaskan klaim posesifnya kepada Abigel di tengah suasana yang sangat intens. Noah bertekad untuk menghamili Abigel agar wanita itu menjadi miliknya sepenuhnya dan selamanya. Ia ingin memastikan tidak ada pria lain yang berani mendekat apalagi menyentuh Abigel. Sebuah obsesi gelap yang mengikat takdir mereka dalam hubungan penuh gairah.
Sampul Novel Satu Talak Seribu Luka
8.4
Setahun menikah tanpa cinta, Aurelia Shanum diceraikan Damian Revan Alveric tepat setelah ayah mertuanya wafat. Dua tahun berlalu, Aurelia bertransformasi menjadi wanita sukses dan mandiri yang mengelola bisnis penyelenggara pernikahan miliknya sendiri. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi ironis. Damian muncul sebagai klien yang meminta Aurelia merancang pernikahannya. Kini, ia harus profesional menghadapi pria yang dulu menghancurkan hatinya.
Sampul Novel Sumpah Hening Balas Dendam Sang Luna Berparut
9.7
Seorang wanita membawa anak dengan ciri khas genetik Alpha Damian ke klinikku. Melalui ikatan batin, aku merasakan cinta Damian untuk wanita itu meski ia berbohong. Di pesta kawanan, Damian melindunginya hingga aku keguguran, namun ia justru mengabaikanku yang bersimbah darah demi luka kecil putranya. Setelah kekasihnya membuangku ke jurang dan menolakku atas namanya, aku selamat. Kini aku pergi ke Swiss, siap bangkit dari kehancuran yang ia perbuat.
Sampul Novel Terjebak Dalam Mantra Istriku
8.8
Lena, anak dari hasil perselingkuhan, terpaksa menyamar menjadi putri keluarga Evans demi menikahi Dylan di bawah ancaman. Untuk membalas dendam pada keluarganya, Lena sengaja menggoda Dylan hingga pria itu jatuh cinta secara obsesif. Dia memanfaatkan perasaan Dylan demi menghancurkan reputasi Evans. Namun, saat rencana balas dendamnya berjalan, Dylan mulai mencurigai identitas asli sang istri yang menyimpan banyak rahasia gelap di balik pesonanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan