Sampul Novel Dia Mimpi Burukku

Dia Mimpi Burukku

9.3 / 10.0
Dalam novel Dia Mimpi Burukku, Achlys bekerja di Kynleigh demi melupakan trauma masa lalu. Namun, Duke Julian ternyata mirip dengan sosok suami dalam mimpinya. Di tengah elemen mystery dan fantasy ini, ia berusaha pergi meski sang Duke menahan. Baca kisah romance novel ini sekarang.
Ringkasan Dia Mimpi Burukku
Achlys dihantui mimpi buruk tentang kematian anaknya dan pengkhianatan suaminya. Demi memulai hidup baru, ia melamar kerja di Kynleigh dan bertemu Duke Julian yang dingin. Namun, dunianya runtuh saat menyadari sang Duke sangat mirip dengan pria dalam mimpinya. Takut nasib tragis itu terulang, Achlys berusaha mengundurkan diri dan menjauh. Ironisnya, tindakan itu justru memicu ketertarikan sang Duke yang selama ini dikenal tidak memiliki perasaan.
Baca Selengkapnya

Dia Mimpi Burukku Bab 1

Pagi itu, terdengar teriakan yang begitu nyaring dari dalam sebuah kamar. Achlys baru saja bermimpi buruk. Mungkin menurut beberapa orang tidak buruk. Dia menikah dengan seorang pria yang luar biasa tampan dan kaya seolah-olah hartanya tidak akan habis sampai tujuh turunan.

Di dalam mimpinya tersebut, dia sebentar lagi akan melahirkan. Para wanita yang berpakaian seperti pelayan membantunya ke rumah sakit.

Mimpi berlalu begitu cepat dan Achlys dikabarkan dokter anaknya meninggal. Belum cukup sampai disitu, suaminya yang ditunggu-tunggu akhirnya datang tetapi dia membawa seorang wanita dan memperkenalkan padannya bahwa wanita itu adalah istri barunya.

“Ada apa?” Canna, ibunya Achlys bertanya setelah membuka pintu kamar ananknya.

Achlys masih terdiam di kasurnya, kedua matanya menatap kosong ke bawah, nafasnya berantakan, dan pelipisnya berkeringat. Mimpi tadi terasa sangat nyata tetapi dia sungguh tidak menyangka akan bermimpi buruk seperti itu.

“Ada surat dari kantor perusahaan Kynleigh.”

Achlys menoleh ke ibunya. “Bagaimana katanya?”

“Tidak tahu. Ibu tidak membukanya. Bangunlah! Mau sampai kapan kamu tidur! Jika suratnya menyatakan kamu diterima di perusahaan itu, kamu tidak bisa bangun siang lagi!”

“Ibu, kamu tahu? Aku baru saja bermimpi menikah dengan seorang pria yang sangat tampan tetapi sifatnya sangat berkebalikan. Bahkan kata ‘biadab’ masih terlalu baik untuknya,” ucap Achlys mengejar ibunya keluar dari kamarnya.

“Kamu lupa berdo’a jadi mimpi buruk,” kata Canna.

“Aku tidak begitu mengingatnya. Tetapi sekarang aku jadi terus memikirkan mengenai mimpi tersebut. Aku belum menikah apakah mimpi tersebut memberiku semacam petunjuk untuk tidak menikah dengan sembarang lelaki?” tanya Achlys.

“Apa yang kamu bicarakan putriku. Bahkan tanpa mimpi seperti itu, kamu tidak boleh menikah dengan sembarang lelaki!”

Liam, ayahnya Achlys menyerahkan surat dari kantor perusahaan Kynleigh pada putrinya begitu Achlys sampai di ruang makan. Achlys langsung membuka surat tersebut. Dibacanya isi surat itu. Sementara kedua orang tuanya memperhatikan putri mereka dan menunggu jawabannya.

“Aaaaaa aku diterima!” teriak Achlys.

Liam dan Canna tersenyum.

“Syukurlah Achlys. Dari sekian banyak orang, akhirnya kamu diterima,” kata Canna.

Achlys mengangguk semangat. Dia menaruh surat di meja makan kemudian duduk dan mulai memakan sarapannya. Canna langsung memarahinya untuk mencuci mukanya lebih dulu.

Perusahaan Kynleigh adalah salah satu perusahaan terbesar dan terhebat di negara itu dan menjadi perusahaan terbesar di wilayah Silvrest. Duke Julian adalah pemiliknya. Dia adalah putra sulung dari keluarga Kynleigh. Menurut rumor yang beredar, sangat sulit untuk diterima di perusahaan tersebut apalagi sang duke terkenal pemilih.

Namun bagi Achlys, sulit bukan berarti mustahil.

“Terbayar sudah selama ini teman-teman sekolahku selalu menertawakanku meskipun aku menjadi yang paling pintar di sekolah,” kata Achlys.

“Tunjukkan pada mereka kalau kamu bisa melakukannya!” titah Liam lembut.

“Tentu saja ayah. Dalam waktu singkat, aku pasti akan naik jabatan!” jawab Achlys. Achlys menghela nafas. “Mendapatkan kabar bagus di pagi hari akhirnya bisa membayar perasaan gelisahku akibat mimpi buruk.”

“Kapan kamu mulai bekerja?” tanya Canna.

“Besok. Meskipun harus wawancara lagi,” jawab Achlys.

“Berarti kamu akan tinggal disana mulai besok?” tanya Liam.

Achlys berhenti makan. “Benar juga. Karena jaraknya lumayan jauh, tidak mungkin jika aku terus berangkat dari sini kesana. Dan karena besok mulai bekerja berarti hari ini aku harus pindahan.”

Liam dan Canna saling pandang dengan wajah sedih. Achlys adalah putri satu-satunya mereka. Mereka tidak pernah berpisah lama sebelumnya. Achlys juga segera menyadari perubahan ekspresi kedua orang tuanya.

“Kita sudah pernah membicarakan mengenai pindahan sebelumnya tetapi jika harus berpisah dengan ibu dan ayah dalam waktu yang lama sepertinya aku tidak bisa,” kata Achlys.

“Bagus,” kata Liam.

Achlys menatap ayahnya lekat-lekat.

“Jangan berkata begitu putriku! Ayah dan ibumu sudah menyiapkan uang untukmu dan keperluan lainnya. Akhirnya tiba juga waktu putri kita untuk mandiri. Tersenyumlah di hari bahagia ini Achlys. Kita akan membantumu membereskan barang-barangmu setelah ini!” hibur Liam.

“Benar Achlys. Selagi kamu memiliki kesempatan emas jangan di sia-siakan. Kita juga bisa berkirim surat setiap hari!” kata Canna.

“Baiklah. Pastikan untuk mengirimkan surat setiap hari!”

“Seharusnya itu kata-kata kami Achlys!” ucap Liam kemudian tertawa.

Di samping kantor utama Kynleigh, terdapat sebuah hotel yang terutama dikhususkan untuk para pekerja di kediaman Kynleigh maupun para pekerja di kantor perusahaan milik Duke Julian tersebut . Namun, orang asing juga banyak yang menginap di hotel tersebut.

Achlys diantarkan oleh orang tuanya di hotel tersebut. Berdasarkan surat yang dikirimkan untuknya, setelah dia sampai di hotel, dia harus segera datang ke kantor untuk mengkonfirmasi sekaligus melakukan wawancara. Sehingga begitu sampai di hotel, mengabaikan rasa lelahnya, Achlys meninggalkan kedua orang tuanya yang sedang istirahat di hotel tersebut serta membantu membereskan barang-barangnya menuju kantor perusahaan.

"Cantik sekali," bisik Achlys.

Pemandangan yang luar biasa. Dua bulan yang lalu adalah terakhir kali Achlys datang kesini. Bahkan Akademi Nerine, tempat dimana dia bersekolah yang sudah termasuk seolah paling bagus di wilayah tersebut masih kalah dengan kantor perusahaan Kynleigh. Yang paling Achlys suka adalah bunga-bunganya yang penuh warna.

Orang-orang berlalu lalang membawa berkas. Sesekali mereka memperhatikan Achlys. Achlys mengenakan gaun paling cantik hari ini. Dia masih belum tahu orang-orang yang bekerja disini seperti apa jadi dia sedikit khawatir penampilannya akan dihujat.

“Baunya juga harum,” bisik Achlys. Dia menghirup udara yang berada disini.

Achlys memperhatikan kupu-kupu yang beterbangan di taman. Lalu pandangannya jatuh pada seorang pria yang sedang duduk di taman itu dan menghadap ke arahnya tetapi tampak tidak menatapnya. Pria itu mengenakan kemeja berwarna putih dan celana berwarna hitam. Rambutnya yang berwarna coklat keemasan terkena angin dan terasa bersinar di bawah cahaya matahari. Pria itu sibuk merokok dan kedua matanya yang berwarna merah gelap segera menatap ke arah Achlys.

Achlys menghentikan langkahnya. Nafasnya tercekat. Satu-satunya yang dia ingat dari mimpinya adalah jalan cerita mimpinya dan wajah bedebah itu. Namun, tetap saja dia menggelengkan kepalanya dan terus berbisik, “Tidak mungkin.”

Mengapa wajah pria yang menjadi suaminya di dalam mimpinya sama persis dengan pria yang sedang merokok itu?

“Tidak mungkin mimpiku akan menjadi kenyataan,” bisik Achlys.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dia Mimpi Burukku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Melawan Syarat
9.4
Demi kesembuhan sang ayah, Helena terpaksa menggantikan saudara tirinya menikahi pewaris kota yang tuli. Namun, malam pertama mereka justru diawali peringatan dingin bahwa pernikahan ini hanyalah bisnis. Helena harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sulit ditebak. Meski banyak yang meramal kehancurannya, sang suami justru menjadi pelindung utama. Saat kontrak usai dan Helena bersiap pergi, pria itu memohon sambil menangis agar ia tetap tinggal.
Sampul Novel Dia Menolak untuk Kembali
8.0
Terjebak dalam obsesi fisik selama tiga tahun, Belen setia menanti cinta Lanny yang tak kunjung datang. Harapannya hancur saat Lanny justru memamerkan kekasih baru dan memintanya pergi selamanya. Belen pun menghilang tanpa jejak sesuai keinginan pria itu. Namun, penyesalan mendalam justru menghantui Lanny hingga ia mencari Belen ke seluruh dunia. Kini, sang pria berlutut memohon pengampunan agar Belen bersedia kembali ke pelukannya.
Sampul Novel Berhantu: Pengejaran Tanpa Henti dari Kekasihnya yang Kejam
8.8
Tujuh tahun Claudia habiskan demi mencintai Eddie, berharap kesetiaannya berbalas. Namun, pengabdian itu hanya berujung sia-sia. Usai hubungan mereka berakhir, Claudia pergi dengan tenang tanpa menuntut apa pun. Siapa sangka, di hari pernikahannya dengan pria lain, Eddie muncul dalam kemarahan besar. Dengan tatapan liar penuh obsesi, Eddie memprovokasi sang mempelai pria dan menegaskan bahwa dialah yang pertama kali memiliki Claudia.
Sampul Novel Obsesi Gila Sang Billionare
9.1
Mars Callesthene King adalah pengusaha sukses sekaligus penguasa dunia bawah yang kejam. Saat konflik bisnis pecah dengan keluarga Wright, ia justru terobsesi pada Vanylla Emerald Wright, putri musuhnya yang polos. Meski Vanylla membencinya dan berusaha menjauh hingga ke Inggris, Mars tetap mengejarnya dengan gila. Di bawah bayang-bayang perlindungan kakaknya, Jared, Vanylla terjebak dalam nafsu sang iblis. Akankah cinta muncul di tengah obsesi gelap yang menghancurkan ini?
Sampul Novel Pewaris yang Mereka Khianati
9.5
Claire Harrington menjalani hidup sempurna dengan dukungan suami hebat, Gavin, dan kakaknya, Graham. Namun, dunianya runtuh saat Nina, saudari yang menggantikannya dulu, ditikam secara tragis. Di ambang maut, Claire dikhianati oleh orang-orang tercintanya. Gavin dan Graham justru memprioritaskan keselamatan penyerang Nina demi wanita lain bernama Marissa. Terungkaplah fakta pahit bahwa kasih sayang mereka selama ini palsu, meninggalkan Claire hancur dalam kepedihan.
Sampul Novel WAJAH SUAMIKU TIDAK TAMPAN LAGI
8.5
Lima tahun membina rumah tangga, Naiya dan Fadhil hidup bahagia meski belum dikaruniai anak. Namun, keharmonisan mereka terusik oleh upaya sang ibu mertua, Aini, yang ingin memisahkan mereka. Sebuah kecelakaan tragis kemudian menimpa Fadhil hingga merusak wajah tampannya. Kini, kesetiaan Naiya diuji saat ia harus menghadapi perubahan fisik suaminya. Mampukah ia tetap bertahan sembari mengungkap sosok misterius di balik musibah tersebut?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan