Sampul Novel Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir

Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir

8.0 / 10.0
Pasca dikhianati, Silvia bertemu dokter Dana dalam novel Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir. Saat cinta tumbuh, ayahnya yang konglomerat kembali dan menjodohkannya dengan pria lain. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangannya di antara pilihan hati dan takdir billionaire.
Ringkasan Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir
Silvia hancur setelah dikhianati suaminya yang berselingkuh. Di tengah luka itu, ia bertemu Dokter Dana akibat sebuah insiden kecil. Saat benih cinta mulai tumbuh, ayah Silvia yang hilang sepuluh tahun kembali sebagai konglomerat dan menjodohkannya dengan pria lain demi balas budi. Kini Silvia terjepit antara cintanya pada Dana atau takdir pilihan ayahnya. Sementara itu, sang mantan suami mulai menyesal melihat Silvia kini menjadi wanita terhormat.
Baca Selengkapnya

Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir Bab 1

Pazel memegang pundak Silvia dengan kedua tangannya.

“Sayang, jangan pergi. Maaf karena tadi Abang emosi. Abang berjanji tidak akan mengulanginya lagi.”

Laki-laki yang berstatus suami Silvia itu mencoba menenangkan istrinya yang sedang tergugu menangis sambil memangku lututnya dilantai. Selalu seperti itu. Pria itu selalu lepas kendali jika amarahnya sedang memuncak.

Dia tidak segan-segannya mengeluarkan kata-kata kasar, bahkan sampai mengucapkan kata talak. Dan setelah itu dia akan membujuk wanita yang sudah dinikahinya dua tahun lalu itu.

“Apa maksud Abang tidak akan mengulanginya? Abang sudah mengucapkan kata cerai di depan Ibu,” ucap Silvia tergugu.

Dia sudah merasa putus asa menghadapi sikap suaminya yang kasar. Hal yang paling menyakitkan adalah saat suaminya mengucapkan kata talak dan mengusirnya.

Ditambah lagi dengan mertuanya yang tidak pernah menghargai keberadaan Silvia. Ingin rasanya dia mundur dari pernikahannya yang baru seumur jagung. Tapi dia selalu meyakinkan hatinya bahwa tidak ada rumah tangga yang tidak ada cobaannya.

Sesaat Pazel memikirkan sebuah cara agar dia tidak jadi bercerai dengan istrinya.

Kemudian dia ingat kalau tamannya pernah bercerita bahwa dia sudah mengucapkan talak untuk istrinya, tapi karena dia masih sayang pada istrinya dia tidak jadi menceraikan istrinya. Dia segera melakukan kewajibannya sebagai suami untuk membatalkan perceraian itu, karena masih dalam masa idah. Dia pun segera memberitahu Silvia akan hal itu.

“Sayang. Abang pernah dengar, kalau kita melakukan kewajiban kita sebagai suami istri, cerainya akan batal,” ucap Pazel dengan memegang kedua tangan Silvia.

Tapi tangis Silvia semakin menjadi. “Aku tidak mau diduakan Bang. Aku tidak mau dikhianati.”

Melihat tangis Silvia yang semakin menjadi, Pazel tersenyum kecil sambil mengelus kepala istrinya.

“Abang tidak menduakan kamu. Kamu jangan banyak pikiran. Lihat tubuhmu sudah kurus kering. Mulai sekarang kamu harus banyak makan dan jangan banyak pikiran, ok?” bujuk Pazel

“Lagi pula, kenapa kamu bisa berpikiran kalau Abang selingkuh. Ibu itu hanya salah bicara, kamu malah menanggapinya serius. Sekarang, hapus air mata kamu ya, Sayang? Abang gak mau lihat kamu kayak begini. Sekarang kamu mandi, ya. Abang mandiin ya, Sayang.”

Melihat keseriusan Pazel, akhirnya Silvia luluh juga, baginya pernikahan itu sakral, tidak untuk main-main. Selagi bisa dia akan berusaha untuk mempertahankan rumah tangganya.

Setelah membersihkan diri di kamar mandi, mereka melanjutkan ritual pembatalan perceraian.

Mereka melakukan kewajiban mereka malam itu sebagai pasangan suami istri yang sah.

Perasaan sedihnya berubah menjadi bahagia. Dia sangat mencintai suaminya. Wanita cantik dengan lesung pipi itu menatap suaminya yang tertidur pulas setelah menyelesaikan ritual malam yang indah itu.

Ditatapnya wajah tampan suaminya yang sedang terbang ke alam mimpi. Hidung mancung, kulit putih bersih tanpa ada bulu di wajahnya. Wajah inilah yang dulu membuat dia meninggalkan pekerjaan yang baru dirintisnya sebagai seorang desainer muda.

Pandangannya seketika dialihkan ke laci meja riasnya, karena dia mendengar suara getar dari tempat tersebut. Dia turun dari ranjang dan membuka laci meja riasnya. Ternyata benar. Di sana ada benda pipih milik suaminya. Ada satu panggilan tidak terjawab. Terdengar lagi ada notifikasi dari satu aplikasi

Matanya membulat membaca pesan dari aplikasi itu. Sayangnya dia tidak dapat membuka aplikasi tersebut. Namun dia sudah dapat membaca pesan itu dengan sangat jelas.

Pagi harinya Pazel bersiap untuk ke kantor. Dia terlihat tegang. Dia mencoba menyembunyikan raut wajah kehawatiran yang terlihat di wajahnya.

Namun Silvia dapat menangkap sinyal wajah suaminya. Untuk itulah pagi ini dia berdandan dengan rapi. Untuk suatu misi yang akan ia jalankan.

Seperti biasa Silvia menyiapkan sarapan di meja makan. Kali ini dia ikut sarapan tanpa banyak bicara dan menghiraukan mertuanya.

Mertua Silvia yang bernama Rohana hanya menatap anak dan menantunya secara bergantian. Kali ini dia menjaga agar mulutnya tidak bicara sembarangan dengan mengisi mulutnya dengan nasi goreng buatan Silvia tanpa henti.

Setelah sarapan, Pazel pamit untuk berangkat ke kantor. Dia tidak terlalu memperhatikan Silvia yang sudah berpakaian rapi, karena ingatannya sudah ada di tempat lain. Dia berjalan menuju ibunya dan mencium tangan ibunya, setelah itu dia mencium kening Silvia. Silvia pun tidak lupa untuk mencium punggung tangan suaminya sebelum berangkat bekerja. Itu dia lakukan setiap Pazel berangkat bekerja, agar rezeki suaminya selalu diberkahi dengan do’a darinya sebagai seorang istri.

“Apakah ini yang terakhir kalinya aku bisa mencium tanganmu, Bang? Karena aku sudah tidak merasakan kehangatan tanganmu yang dulu lagi. Mungkinkah ini suatu pertanda,” batin Silvia

Rohana yang dari tadi memperhatikan gerak-gerik Silvia merasa sedikit heran. Karena tidak biasanya Silvia berdandan rapi. Apalagi ini masih pagi.

“Biasanya jam seperti ini dia masih pakai daster. Kenapa hari ini dia rapi sekali? Mau ke mana dia? Apa dia akan meninggalkan rumah ini? Jika dia pergi, siapa yang akan mencucikan pakaianku dan Pazel? Siapa yang masak dan beres-beres rumah? Enak ada dia dirumah, pagi-pagi sudah ada sarapan, pakaian tinggal terima bersih. Kayak ada pembantu gratis. Dia juga gak banyak neko, kayak pembantu-pembantu kurang ajar itu. Untung mereka bekerja belum sebulan. Jadi aku gak perlu membayar mereka saat mereka berhenti,” gerutunya dalam hati. Wajah Bu Rohana menampakkan berbagai macam ekspresi. Kadang tersenyum, kadang bersungut seperti orang marah.

Setelah Pazel keluar, mertuanya yang selalu ikut campur urusan anak dan menantunya itu bertanya. “Kamu ga jadi pergi kan Silvia?” tanya Bu Rohana.

“Ngga, Ibu.”

“Alhamdulillah, tapi kamu mau ke mana pagi-pagi sudah rapi?”

“Aku mau ke pasar membeli bahan makanan kita Bu. Aku pamit ya Bu.” Silvia mencium tangan mertuanya dan menyambar tasnya yang ada di meja. Bergegas dia keluar, karena ojek Online yang dia pesan sudah menunggu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dibuang suami kere dinikahi Dokter Tajir

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel CATATAN SENJA
8.9
Senja Abhinaya menganggap Langit Ananta sebagai sosok yang selalu ada namun pasti akan pergi. Sebaliknya, Langit melihat Senja bak keindahan sesaat yang akan kembali pada waktu yang tepat. Meski memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang, semesta justru mempertemukan mereka secara tidak sengaja. Inilah kisah perjalanan takdir antara Langit dan Senja, sebuah romansa masa muda yang disaksikan oleh semesta dalam jalinan rencana Tuhan yang tak terduga.
Sampul Novel Draco&Luna
7.9
Sejak yatim piatu, Luna menderita di bawah asuhan bibinya yang kejam hingga ia dijual ke pasar gelap. Di pelelangan itu, hidupnya berubah saat dibeli oleh Draco Riordan, pria misterius dengan masa lalu kelam. Pertemuan ini menyatukan Luna yang lugu dengan Draco yang penuh dendam dan rahasia besar. Di tengah perbedaan latar belakang yang kontras, akankah kehangatan Luna mampu melunuhkan hati Draco, ataukah takdir justru membuat hubungan mereka mustahil untuk bersatu?
Sampul Novel Ngaku-ngaku Jadi Istri Konglomerat
9.5
Kejora Salsabila, wanita karier berusia 27 tahun, merasa tertekan oleh tuntutan sosial untuk memiliki pasangan. Terlalu fokus pada pekerjaan membuatnya mengabaikan sisi pribadinya hingga terjebak dalam masalah pelik. Putus asa menghadapi tekanan hidup, ia mengambil langkah nekat demi solusi instan. Kejora kini berjuang mencari sosok yang mampu membebaskannya dari keterpurukan. Di tengah pahitnya kenyataan, mampukah ia bertahan dan menemukan kembali cahaya hidupnya?
Sampul Novel Penyesalan Lebih Murah Dari Debu
9.5
Dr. Ethan Caldwell dikenal dingin dan menjauhi wanita. Sepuluh tahun mendampinginya, aku tak pernah diizinkan menyentuhnya. Puncaknya, ia malah menjebakku dengan pria lain demi kepuasan fisikku. Setelah aku nyaris mengakhiri hidup, Ethan sempat melunak. Namun, aku justru memergokinya bermesraan dengan wanita bernama Clara. Ia menghinaku kotor demi membela wanita itu. Akhirnya, aku memilih menyerah dan mengakhiri hubungan kami yang menyakitkan ini.
Sampul Novel Perhitungan Pahit Seorang Istri
9.1
Banyu menipuku dengan alasan kondisi genetik langka demi menghindari keturunan. Namun, ia justru menghamili Arini, wanita yang dipilih sebagai ibu pengganti. Di balik punggungku, suamiku merencanakan pernikahan rahasia di Labuan Bajo dan memuja gairah selingkuhannya. Setelah mendengar pengkhianatan total ini, aku tak lagi tinggal diam. Sambil berpura-pura menjadi istri setia, aku menghubungi jasa khusus untuk melenyapkan orang secara permanen.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan