Sampul Novel Hati yang Sedang Berperang

Hati yang Sedang Berperang

8.9 / 10.0
Dalam Hati yang Sedang Berperang, Bahar Asian terjebak dendam keluarga saat Emir Demir datang menuntut balas. Romance novel penuh misteri ini mengungkap rahasia gelap di Midyat. Baca kisah cinta terlarang dan pengkhianatan ini di web novel modern yang menguji kesetiaan serta kebenaran.
Ringkasan Hati yang Sedang Berperang
Di Midyat, Bahar Asian hidup terhimpit kebencian kakeknya, Nasuh, sebagai anak haram keluarga penguasa. Takdir mempertemukannya dengan Emir Demir, pemuda yang kembali demi membalas kematian orang tuanya pada keluarga Asian. Meski terjebak dendam, benih cinta justru tumbuh di tengah manipulasi dan perjodohan. Kini, mereka harus memilih antara setia pada darah atau mengikuti hati. Akankah rahasia masa lalu menghancurkan segalanya atau justru memutus rantai dendam?
Baca Selengkapnya

Hati yang Sedang Berperang Bab 1

Kota Midyat terbangun oleh matahari yang bersinar terang, yang memandikan rumah-rumah batu, yang sarat dengan sejarah berabad-abad, dalam cahaya keemasan. Jalan-jalan berbatu dan udara yang sarat dengan tradisi menjadi saksi bisu konflik antara dua keluarga yang takdirnya tampak terjalin oleh tragedi: keluarga Asian dan keluarga Demir.

Saat fajar, rumah besar keluarga Asian yang megah berdiri sebagai simbol kekuasaan dan kebanggaan. Di dalam temboknya, ketegangan terasa nyata. Nasuh Aslan Asian, kepala keluarga, duduk di ujung meja sarapan, tatapannya tegas dan sikapnya memerintah. Tidak seorang pun berani berbicara tanpa izinnya. Setiap gerakan harus diukur, setiap kata dipilih dengan hati-hati.

Bahar, dengan kepala tertunduk, berusaha untuk tetap tak terlihat, seperti yang telah dilakukannya sepanjang hidupnya. Dia tahu bahwa kehadirannya saja sudah membuat kakeknya kesal. Meskipun berdarah Asian, bagi Nasuh, dia akan selalu menjadi noda pada kehormatannya, bukti nyata dari aib keluarganya. Ia mengabaikannya di depan semua orang, tetapi kesalahan sekecil apa pun, selalu menjadi alasan untuk mengingatkannya akan statusnya.

"Apakah kau tidak mampu melakukan apa pun dengan benar?" kata Nasuh dingin ketika Bahar tanpa sengaja menjatuhkan sendok di atas meja.

Wanita muda itu menelan ludah dan semakin menundukkan pandangannya. Tidak ada yang membelanya. Bahkan ayahnya, Faruk, yang tetap diam, takut menentang wasiat ayahnya. Zehra, bibinya, adalah satu-satunya yang memberinya tatapan penghibur, tetapi tatapannya tidak dapat mengubah nasibnya.

Sementara Bahar menanggung penghinaan di rumah besar Asia itu, di sisi lain kota, seorang pemuda kembali ke rumah setelah bertahun-tahun absen. Emir Demir keluar dari mobil yang membawanya kembali ke Midyat. Jantungnya berdebar kencang, bukan karena kegembiraan, tetapi karena amarah yang terpendam sejak kecil. Ia tumbuh dengan satu tujuan: membalaskan dendam atas kematian orang tuanya.

Sejak kecil, neneknya, Cansu Demir, telah berulang kali menceritakan kisah pengkhianatan keluarganya, bagaimana nama Demir telah ternoda oleh orang-orang Asia. Menurutnya, kematian orang tuanya dalam kecelakaan tragis itu bukanlah takdir yang kejam, melainkan tindakan yang disengaja oleh keluarga saingan.

Cansu menyambutnya dengan bangga di pintu rumah besar Demir. Ia memeluknya erat dan berbisik dengan campuran cinta dan tekad, "Sekaranglah waktunya, Emir. Kehormatan keluarga Demir harus dipulihkan."

Emir tidak menjawab. Mata gelapnya tertuju pada cakrawala, pada tanah masa kecilnya, pada kenangan ibunya, yang wajahnya hampir tidak dapat diingatnya dengan jelas. Ia tidak kembali karena nostalgia. Kepulangannya memiliki satu tujuan: untuk membuat orang-orang Asia membayar atas penderitaan keluarganya.

Kemudian, Emir pergi ke pemakaman. Berdiri di depan makam orang tuanya, ia mengusap batu dingin itu dengan jarinya, merasakan beban sejarah di pundaknya.

"Aku akan mengungkap kebenaran," bisiknya. "Dan aku akan menegakkan keadilan."

Di sampingnya, sahabatnya, Azad Yilmaz, menyaksikan dalam diam. Ia tahu amarah Emir sangat dalam, tetapi ia juga takut akan apa yang mungkin ditimbulkannya.

Di rumah besar keluarga Asia, Nasuh menerima kabar kembalinya Emir dengan rasa tidak senang yang jelas. Ia tahu bahwa kehadiran Demir muda membawa bahaya. Namun, kekhawatiran terbesarnya tetaplah keluarganya sendiri. Bertekad untuk memperketat cengkeramannya pada mereka, ia membuat pengumuman yang membuat Bahar merinding:

"Sudah waktunya Bahar menikah. Hakan Ersoy akan menjadi suaminya."

Wanita muda itu merasa tanah runtuh di bawah kakinya. Ia menatap ayahnya dengan putus asa, berharap ayahnya akan campur tangan untuknya, tetapi Faruk hanya menundukkan kepalanya, dikalahkan oleh kelemahannya sendiri. Bahar tidak dapat menerima takdir yang dipaksakan oleh kakeknya. Hatinya mendambakan kebebasan, tetapi dalam keluarga Asia, keinginan individu tidak memiliki nilai.

Malam itu juga, di rumah besar Demir, Emir meneliti dokumen-dokumen lama, mencari jawaban. Di antara dokumen-dokumen ibunya, ia menemukan sebuah surat yang ditulis sebelum kematiannya. Kata-kata itu adalah jeritan keputusasaan yang terpendam, dan meskipun tidak mengungkapkan seluruh kebenaran, kata-kata itu menguatkan kecurigaannya: orang-orang Asia berada di balik tragedi yang telah merenggut nyawa keluarganya.

Tekadnya semakin menguat. Ia tidak akan beristirahat sampai ia melihat keluarga Asia itu jatuh. Yang tidak diketahui Emir adalah bahwa nasibnya sudah terjalin dengan Bahar, dan bahwa kebencian yang membakar hatinya akan segera berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih kompleks... dan berbahaya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hati yang Sedang Berperang

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Butuh Suami, Aku Butuh Keadilan
8.9
Lina terjebak dalam kemiskinan bersama Randi, kuli bangunan yang memberinya uang belanja minim. Di tengah kesulitan ekonomi dan sifat keras kepala suaminya, Lina mulai berpaling pada Damar, tetangga mapan yang memberikan perhatian serta materi lebih. Meski kini kebutuhan hidupnya tercukupi secara sembunyi-sembunyi, perasaan bersalah mulai menghantui Lina saat melihat pengorbanan Randi. Ia pun bimbang antara memilih keadilan hidup atau kesetiaan pada pernikahan.
Sampul Novel Kenangan Obsidian
9.3
Pasca pelarian dari Kekaisaran Ezen, Asha, Kael, dan Lirien bersembunyi di Pegunungan Broken. Di sana, misteri Penjaga kuno terungkap saat Asha bergulat dengan kekuatan abu dan memori yang menyiksanya. Sementara itu, tubuh Kael perlahan membatu, mengancam sisi manusianya. Konflik antarras ternyata hanyalah manipulasi belaka. Di tengah pengkhianatan dan pengorbanan, Asha harus memilih: menjadi senjata mematikan atau pelindung dunia dengan harga yang sangat mahal.
Sampul Novel Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih
8.4
Tujuh tahun aku mengabdi pada Galih hingga mengubur karier hukumku demi mimpinya. Namun, ia justru mengabaikanku demi Davina, bahkan lupa bahwa aku alergi seafood saat aku sakit. Muak dengan 52 pembatalan rencana masa depan, aku pergi dan bangkit sebagai pengacara sukses. Saat Galih bersujud memohon di depan kantorku, aku menolaknya mentah-mentah. Kini, giliran aku menghancurkan harga dirinya dan berkuasa penuh atas hidupku sendiri tanpa bayangannya.
Sampul Novel Mengemis nafkah suamiku
8.4
Kehidupan Ajeng Samudra terasa pilu saat ia harus mengemis nafkah pada Alfandra. Sang suami justru lebih memprioritaskan keuangan untuk mantan istrinya dengan dalih kebutuhan anak. Mirisnya, Ajeng dilarang bekerja dan hanya diminta mengurus rumah serta diri sendiri. Tekanan kian berat karena ibu mertuanya terus menuntut materi dari Alfandra, meski ia memiliki anak lain yang jauh lebih mapan. Ajeng terjebak dalam konflik finansial dan ego keluarga.
Sampul Novel Rahim Yang Mengkhianati
8.4
Rafif hancur saat dokter memvonisnya mandul, memupus harapannya menjadi ayah. Namun, kejutan datang ketika Lina, istrinya, tiba-tiba mengumumkan kehamilan. Di tengah kebingungan itu, sang ibu muncul membawa bukti foto Lina bersama lelaki lain yang memicu kecurigaan besar. Rafif kini terjebak dalam pusaran pengkhianatan dan misteri. Apakah istrinya benar-benar berselingkuh, atau ada rahasia gelap lain di balik kehamilan yang mustahil ini?
Sampul Novel Tiada Lagi Pengganti, Sang Ratu Kembali
9.7
Lima tahun mengabdi sebagai tunangan Adipati, hidupku hancur saat kembaranku, Hapsari, kembali dengan dusta. Hanya butuh lima menit bagi Adipati untuk berpaling dan menikahinya. Kakak-kakakku yang dulu menyayangiku kini tega menyiksa hingga aku berdarah demi membela fitnah Hapsari. Aku dianggap pengganti tak berharga dan dibuang ke jurang maut. Namun, aku selamat. Kini aku menghilang dan memalsukan kematian, siap menjadi hantu yang menghantui mereka.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan