Sampul Novel PENGANTIN KONTRAK

PENGANTIN KONTRAK

9.6 / 10.0
Terjerat hutang akibat tabrakan, Elmy terpaksa menjadi PENGANTIN KONTRAK bagi Raffayel, seorang CEO dalam billionaire romance novels ini. Di tengah obsesi pihak ketiga dan perbedaan status, mampukah sandiwara mereka bertahan? Baca kisah selengkapnya di webnovel romance modern ini.
Ringkasan PENGANTIN KONTRAK
Pasca mengundurkan diri, Elmy justru terjerat hutang besar akibat menabrak mobil mewah milik Raffayel, CEO Baskara Group. Demi menghindari perjodohan keluarga, Raffayel menawarkan kesepakatan pernikahan kontrak selama lima bulan sebagai pelunasan. Namun, sandiwara ini terancam oleh obsesi Hannah, teman masa kecil sang CEO. Di tengah perbedaan status sosial dan tekanan luar, akankah komitmen profesional mereka berubah menjadi cinta sejati sebelum masa kontrak berakhir?
Baca Selengkapnya

PENGANTIN KONTRAK Bab 1

"Kamu yakin mau keluar dari perusahaan ini? Kamu itu cuma lulusan SMA loh ... mau jadi apa kamu kedepannya kalau gak ada kerjaan lagi? Sekarang cari kerja susah!" ujar atasan Elmy memberi ultimatum setelah melihat surat pengunduran dirinya di atas meja pagi ini.

"Pak, saya bisa gila kalau kerja di sini."

"Gila gimana maksud kamu?" tanya pria plontos yang setiap hari nyaris membuat Elmy stress karena tugas yang dia berikan. Mending kalau gajinya sesuai dengan kerjaan yang dia lakukan, lah ini ... dia yang ngerjain tugas atasan, belum lagi tugasnya sendiri, belum tetek bengeknya. Apa Elmy gak gila setiap hari dihujani tugas bejibun?

"Bapak sadar gak sih selama ini tugas bapak itu ... saya yang ngerjain!" Elmy menunjuk dirinya dengan muka berang. Dengan mata melotot dia menunjuk atasannya itu, lalu berkata, "Kalau emang gak sanggup jadi bos, mending saya aja!"

Unek-unek yang dia tahan selama beberapa tahun ini, akhirnya keluar juga. Elmy menggebrak meja dengan keras. "Saya sanggup kok jadi atasan. Kalau emang sejak awal bapak itu gak kompeten."

Elmy mendesis. "Gini nih, kalau jabatan hasil nyogok!"

Atasan Elmy masih sabar mendengar ucapannya itu, namun ketika Elmy mengungkit asistennya dan hubungan gelap yang mereka lakukan. Pria itu mulai meradang.

"Tiap hari, saya ngerjain tugas bapak. Sementara bapak? Jangankan meriksa hasil kerjaan saya, bapak sibuk ngurus gundik doang di kantor ini?" kata Elmy berapi-api. Dia berbalik menghadap meja dan menggebraknya.

Kedua tangan Elmy mengepal, dia mengamati atasannya, seolah siap mencakar mukanya yang tak merasa bersalah itu. "Bapak itu sibuk ngurus selangkangan doang. Bapak pikir, saya gak tahu soal kalian yang tiap hari main kuda-kudaan di ruangan ini? Hih! Amit-amit!"

"Cukup! Udah, kalau emang mau keluar, keluar sana! Saya gak akan nahan kamu lagi. Gak tahu diuntung banget jadi karyawan!"

"Emang gak beruntung saya tuh kerja sama bapak! Gak ada untungnya, gila iya!" teriak Elmy lalu menutup pintu dengan keras.

Sampai di meja kerjanya, Elmy mengambil kotak dari bawah meja dan mengemasi barang. Rekan kerjanya yang di sebelah menoleh. "Loh? Lo beneran keluar dari kantor ini?"

"Menurut kamu? Ngapain aku bikin surat pengunduran diri kalau gak keluar dari neraka ini?" kata Elmy seraya menutup kotak dan mengangkatnya ke dekapan. Dia tersenyum pada gadis berambut panjang itu sembari berpamitan.

Keluar dari gedung bertingkat itu, Elmy berjalan ke parkiran dan menghampiri motornya. Meletakkan kotak di jok depan, lalu pergi. Baru beberapa meter dari parkiran, dia berbelok dan motornya menabrak body mobil yang melaju searah dengannya. Elmy jatuh ke samping trotoar. Isi kotaknya berhamburan di aspal, sementara dia terdiam, mencerna kesialan yang dia dapati hari ini. Sambil menepuk-nepuk lututnya yang terluka dan mengemasi isi kotaknya, dia melihat sepasang sepatu menghampiri. Menginjak kalung tanda pengenalnya.

Sejenak Elmy tertegun saat orang itu mengambil tanda pengenalnya dan bersungut sebal. "Elmy. Hmm ... coba lihat mobil aku sekarang."

Mengikuti instruksi orang itu, Elmy mengerjap tak percaya. Mobil mewah Mercedes itu penyok, spionnya lepas, karena motor beat tuanya yang hampir keropos itu.

Ini alam semesta lagi bercanda ya, pikir Elmy mendadak pening.

Elmy mendongak. Sosok berjas, rambut hitam legam dengan gaya comma berdiri tegap di depannya, menatap tajam pada Elmy. "Kamu baru resign? Uang pesangonmu cukup buat bayar biaya perbaikan mobilku?"

"Huh? Biaya apa?"

"Biaya perbaikan mobil. Kamu lihat sendiri mobil aku penyok karena motor bututmu itu!"

Mata Elmy yang bulat itu mengerjap. Dia bangun dan mendongak pada cowok jangkung itu dengan muka keheranan. "Lah, mobil kamu yang asal nyelonong aja! Udah tahu ada motor mau belok, gak kasih jarak. Malah nyalahin orang."

"Wah ... udah salah belagu lagi!" keluh cowok itu sambil berkacak pinggang, ia mengusap kening dengan muka terperangah.

"Lah ... yang salahkan kamu! Mata dipake, udah jelas orang mau turun dari trotoar, malah gak kasih jarak." Elmy berusaha membela diri, walau sepertinya dia bakalan tetap kalah dari cowok ini. Melihat tampilan parlentenya, Elmy yakin orang ini bukan karyawan biasa seperti dia.

"Oke, kalau gak mau ganti rugi. Aku tuntut kamu," katanya lalu mengeluarkan ponsel dari saku jasnya.

Mulut Elmy menganga, cepat dia menggapai tangan cowok itu, memohon agar tidak membawa urusan ini ke ranah hukum. Sudahlah, daripada tambah runyam, Elmy pasrah saja. Dia mengeluarkan dompet dari tas.

"Berapa?"

"Tiga puluh juta aja."

"Tiga apa?" Elmy memastikan pendengarannya tidak salah. Dia menatap pria itu dengan muka bingung. "Tiga puluh ... juta ... aja? Kok bisa sampai segitu sih? Kamu nipu aku ya?"

"Siapa yang nipu? Ini sih lebih murah dari yang biasanya."

"Murah?" Elmy nyaris tertawa miris mendengar ucapan pria ini. "Gak ada duit segitu," sambungnya.

"Ya udah, aku ...."

"Eiitsss! Aku bayar cicil. Oke? Aku cicil."

"Cicil?" Pria itu mendengus, senyum geli terbit di bibirnya yang merah muda itu. "Hah ... oke. Satu bulan harus lunas."

Elmy mengerjap, terpesona sesaat, tapi dia cepat-cepat sadar.

Pria yang tingginya membuat Elmy sakit leher itu menyerahkan ponsel padanya. "Nomor ponsel kamu."

Elmy mengambil dan mengetikkan nomornya. Sesaat pria tersebut menunjukkan layar, tanda kalau dia sudah menelpon Elmy. Sambil menepuk pundak Elmy, ia berlalu, masuk ke mobil lagi. "Jangan lupa hubungin aku kalau uangnya terkumpul. Waktu kamu satu bulan."

Rasanya Elmy tidak sanggup berdiri lagi, dia jatuh ke trotoar. Lemas sekali. Baru resign, dia sudah mendapat hutang sebanyak itu. Mobil cowok tadi mundur, dia membuka kaca jendela dan melempar sesuatu.

"Kartu namaku. Simpan. Siapa tahu butuh."

Elmy meraih kertas segiempat berbahan premium itu dan membaca namanya. "Raffayel R. Lazuardhi."

***

Bunyi denting gelas beradu. Sejenak pria dengan setelan jas itu menyesap anggur merahnya, sebelum melempar tatapan sebal ke gadis di hadapannya. "Ngapain sih kita milih meja berbeda dari keluarga kita?"

"Bukan aku yang minta, Ayah sengaja agar mereka fokus bicara soal bisnis dan ... perjodohan kita." Nyaris saja ia menumpahkan minuman ke gelas lagi, ia menatap gadis itu dengan pandangan heran.

"Perjodohan? Sejak kapan aku setuju soal itu."

"Raff, ayah kita udah sepakat buat menikahkan kita, bukannya bagus ya, kamu bisa terus bekerja di perusahaan ayah aku, dan ayah kamu bisa terus mendapat sokongan dari perusahaan."

Raffayel menyeka rambut ke belakang. "Wah ... aku gak setuju soal ini, maaf."

"Hah, gak setuju dengan perjodohan ini? Tapi ... kamu gak bisa nolak Raff, ayah kita bahkan sekarang membahas ...." Belum selesai gadis itu bicara, Raffayel sudah meninggalkan meja.

Gadis dengan dress satin putih itu menahan lengan Raffayel. "Gak, kamu gak bisa nolak, Raff. Toh, kamu juga ...."

"Aku udah punya pilihan sendiri, gimana?"

"Hah, mana mungkin! Kamu pikir aku percaya?" ujar gadis itu melonggarkan pegangan di lengan kekar Raffayel.

"Mau bukti? Nanti aku bawa dia, sekarang biarin aku bicara dengan ayah aku, Hannah."

Hannah terpaku menatap punggung Raffayel yang menjauh. Jemarinya yang lentik dan dihiasi nail art itu menyugar rambut ke belakang. Cepat dia menyusul Raffayel ke meja-tempat ayahnya dan ayah Raffayel-sedang bicara.

"Maaf, Ketua. Saya menyela pembicaraan anda dengan ayah saya, tapi boleh saya minta waktu sebentar untuk bicara dengan ayah saya?"

Pria yang Raffayel panggil ketua itu mengangguk. Raffayel membawa ayahnya keluar menuju balkon. Tanpa basa basi Raffayel mengutarakan maksudnya. "Boleh gak sekali ini aja, Raffayel nolak keinginan ayah?"

"Maksud kamu?"

"Raffayel gak mau menikah dengan Hannah."

"Apa yang kurang dari Hannah?" tanya ayahnya sambil menatap Raffayel. "Dia dari keluarga yang berada, Ketua juga sudah menempatkan kamu di posisi yang tinggi di perusahaannya. Apa gak bisa kamu anggap ini sebagai balas budi dengannya?"

"Raffayel bisa melakukan apapun yang Ketua mau, dia mau Raffayel turun jabatan juga gak masalah. Tapi kalau yang satu ini ... Raffayel gak bisa. Perasaan gak bisa disetir. Tolong, sekali ini aja ayah mengerti perasaan Raffayel."

"Kamu sudah ada pilihan sendiri? Kalau iya, bawa dia minggu depan, ayah mau ketemu."

Raffayel tertegun. "Apa? Minggu depan?"

"Ya, kalau kamu gak bawa dia, kamu dengan Hannah akan tetap menikah."

Ancaman itu sukses membuat Raffayel memijit pelipisnya. Kalau begini, cewek mana yang akan dia sewa untuk jadi pacar bohongannya?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi PENGANTIN KONTRAK

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Meninggalkan Suamiku Karena Mantan Kekasihnya
7.8
Di pesta ulang tahun ke-60, kebahagiaanku hancur saat suami dan anak-anakku mengabaikanku demi Nina Sanders, sang mantan kekasih yang kembali. Selama empat puluh tahun aku berkorban, namun mereka justru menangis haru menyambut Nina yang kini menderita Alzheimer. Saat mereka memperlakukanku layaknya musuh di depan wanita itu, aku menyadari posisiku telah tergantikan. Dengan hati yang hancur, aku memilih menyebut diriku orang asing dan pergi meninggalkan mereka.
Sampul Novel Bayaran Cinta Yang Terluka
9.4
Clarisse Nayara geram saat suaminya, Dario Mahendra, menyewa Keiran sebagai pengawalnya demi menghindari waktu bersama. Kebenaran pahit terungkap bahwa Dario telah menduakan Clarisse selama dua tahun. Merasa dikhianati, Clarisse membalas dengan menjadikan Keiran kekasih gelapnya untuk menghancurkan Dario. Namun, ia tidak menyadari bahwa Keiran menyimpan rahasia kelam yang berbahaya, mengubah aksi balas dendam ini menjadi permainan yang mengancam dirinya.
Sampul Novel Dia Mendanai Wanita Lain Menggunakan Uangku
8.9
Demi menguji kesetiaan Ethan Wilson, Julissa Palmer menyamar sebagai karyawan biasa. Namun, Ethan malah mengira Noreen adalah pewaris Grup Palmer yang asli. Sambil terus menghina Julissa, Ethan diam-diam merayu Noreen demi harta. Puncaknya, di pesta mewah perusahaan, Ethan berlutut melamar Noreen di depan media. Ia yakin Noreen adalah sang putri kaya yang sedang menyamar. Ethan tidak menyadari bahwa pemilik Grup Palmer yang sesungguhnya adalah Julissa.
Sampul Novel Es Batu
8.1
Relva Arilia adalah gadis konyol berhati tulus yang jatuh hati pada Steven Grellyn, pemuda sedingin es yang selalu mengabaikannya. Meski sering ditolak, kegigihan Relva perlahan meruntuhkan benteng pertahanan Steven yang awalnya enggan menjalin hubungan. Kisah ini bukan sekadar romansa, melainkan perjuangan emosional penuh liku dan air mata demi masa depan. Keduanya harus mengorbankan ego demi cinta yang mampu mencairkan kebekuan hati dan mengubah hidup mereka.
Sampul Novel Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan
8.4
Kehidupan Niana Fradella berubah drastis setelah pertemuan tak terduga dengan pria yang menjadi jodoh sejatinya. Awalnya ia hanya berniat melarikan diri dari perjodohan paksa orang tuanya, namun takdir justru mempertemukannya dengan sosok yang jauh lebih sempurna. Meski kini ia menemukan cinta yang luar biasa, kebahagiaan Niana terancam sirna. Penyakit yang kian parah menggerogoti fisiknya, membuatnya ragu apakah ia mampu bertahan hidup lebih lama lagi.
Sampul Novel Satu Talak Seribu Luka
8.4
Setahun menikah tanpa cinta, Aurelia Shanum diceraikan Damian Revan Alveric tepat setelah ayah mertuanya wafat. Dua tahun berlalu, Aurelia bertransformasi menjadi wanita sukses dan mandiri yang mengelola bisnis penyelenggara pernikahan miliknya sendiri. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi ironis. Damian muncul sebagai klien yang meminta Aurelia merancang pernikahannya. Kini, ia harus profesional menghadapi pria yang dulu menghancurkan hatinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan