Sampul Novel Menikahi Suster Cantik

Menikahi Suster Cantik

8.3 / 10.0
Dalam Menikahi Suster Cantik, Brian, dokter dingin di Korea Selatan, bertekad merebut hati perawatnya, Fayyana Bethani, meski ia segera menikah. Brian mengabaikan stigma demi ambisinya dalam romance novel ini. Baca kisah selengkapnya di webnovel modern novel ini sekarang juga.
Ringkasan Menikahi Suster Cantik
Brian Carlos Pratama adalah dokter ramah di Korea Selatan yang sering disalahpahami karena wajah dinginnya. Di rumah sakit, ia bekerja bersama Fayyana Bethani, seorang perawat anggun yang memikat hati banyak pria. Meski Betha sudah memiliki rencana pernikahan, Brian nekat mengejar cintanya tanpa memedulikan label perusak hubungan orang lain. Ambisi Brian hanya satu, yaitu memenangkan hati Betha. Akankah perjuangan nekat sang dokter berhasil mendapatkan cinta sang perawat?
Baca Selengkapnya

Menikahi Suster Cantik Bab 1

"Selam--" ucapan wanita ini terpotong saat seorang pria terlebih dahulu menyapanya.

"Selamat pagi, Nona Betha."

Sapaan sopan dan senyuman pria itu mengalihkan pandangan Betha. Seseorang pria tampan bermata cokelat, lengkap dengan seragam putih kebanggan pria tersebut.

Siapa lagi kalau bukan Brian Carlos Pratama, yang kerap disapa dengan sebutan Brian. Pria berumur kurang lebih 28 tahun yang berprofesi sebagai Doktor Spesialis Anak di Hospital West.

Wajahnya sangat tampan, bahkan banyak yang mengaguminya. Dia masih single, banyak wanita yang menginginkannya, tapi Dokter Brian tidak tertarik pada semua wanita yang berada disini. Lagipuula, ia sedang fokus dengan pekerjaannya sekarang dan juga salah satu wanita yang ia kejar.

Betha membalas dengan senyuman ramahnya.

“Selamat pagi Dokter Brian. Tumben datang lebih cepat?" tanya wanita itu dengan sopan.

Fayyana Bethani, atau kerap disapa dengan sebutan Betha ini menjabat sebagai seorang perawat yang bekerja di rumah sakit ini. Wajahnya bisa dibilang sangat muda. Ia masih berumur 26 tahun, sangat anggun, agak cuek, ramah, tapi sayangnya alergi dengan pria yang tidak dikenalinya.

Betha duduk di kursi miliknya. Dan melihat daftar pasiennya.

“Ya, aku ingin bertemu dengan seseorang. Jadi, agak pagian sedikit,” jawab Brian sambil tersenyum manis pada wanita tersebut.

Kening Betha mengkerut sesaat, lalu mengambil tas khusus buat melayani pasien.

“Aku kerja dulu ya, Dok," ucap Betha bangkit dari kursinya, lalu melangkah keluar dari ruangannya.

Brian melirik jam tangan yang berada ditangannya, lalu mengambil peralatan yang akan dipakai.

“Kenapa harus sepagi ini? Padahal baru jam setengah enam. Harusnya nge-check pasien bukannya jam enam?" tanyanya pada diri sendiri, dia mengambil jas lalu mengenakannya.

“Selamat pagi Dokter Brian," sapa Cery, Suster lainnya.

“Pagi juga Suster Cery.”

“Loh, Dok? Bukannya Dokter izin cuti? kenapa masih kesini?” tanya Cery dengan polosnya.

“O-oh ya? Aku tidak pernah mengatakan itu sepertinya,” ucap Brian sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal, dengan sedikit ringisan kecilnya.

“Emang iyaiya? Yaudah Dok saya minta maaf.” Cery menunduk sopan, lalu melanjutkan jalannya ke dalam.

Brian menghela napasnya, tapi benar yang di katakan Cery barusan, kemarin memang dia ingin izin cuti karena ada acara. Tapi, acaranya tertunda karena ada problem sedikit.

Sedangkan di tempat lain?

“Selamat Pagi Adik, sudah sehatan?” tanya Betha dengan nada lembutnya, sambil meletakkan tas khusus pasien.

“Pagi Suster. Sudah kok,” ucap Adik itu dengan nada pelan.

Betha tersenyum manis. “Sudah makan belum?”

“Belum Suster.”

“Belum dikasih makanan ya? habis ini Suster Cery bawain makanan ke Adik, tunggu ya," ucapnya dengn nada dikecilkan.

“Eh Suster? Mau ganti infusnya ya?” tanya Ibu dari anak kecil itu.

Betha menoleh melihat orangtua anak ini, lalu tersenyum kecil.

"Iya Bu," ucapnya dengan sopan.

"Ah Ibu, tidak mau, sakit ...." rengek Anak itu menoleh ke Ibunya. Betha tersenyum kecil, sempat menghela napasnya karena susah sekali kalau lagi memancingnya agar bisa menyuntiknya.

"Tidak sakit kok Dik, cuma di ganti saja infusnya okey. Tuh kasian darahnya sudah keatas."

"Tidak Ibu, hiks ... Hiks ..." Anak kecil itu menangis samhil sesenggukan.

Betha mengusap rambut Adik itu. "Nama Adik siapa heum? Irfan bukan?"

"Iya Kak," ucap Irfan sambil menganguk pelan, sambil terisak pelan.

"Irfan kan laki-laki, kenapa harus takut sama jarum suntik? Irfan mau sembuh kan?" tanya Betha dengan hati-hati. Dia mencoba untuk mengalihkan pembicaraan, dengan pelan dia mencabut selangnya untuk di ganti dengan selang baru.

"Iya, ihh Ibu! Huahhh ...!"

Tangan Irfan tidak bisa diam, alhasil suntikan yang mau di suntik diinfusnya jatuh kelantai.

"Irfan! Tidak boleh begitu sama Suster!" bentak Ibunya, membuat Irfan menunduk ketakutan sambil terisak pelan.

"Eh Bu, tidak apa-apa kok Bu, jangan dimarahi."

"Ada apa ini? Irfan tidak mau disuntik lagi? Padahal disuntik sama Suster cantik. Kalau Dokter sih mau-mau saja soalnya disuntik sama Suster cantik," gurau Brian yang baru saja memasuki ruangan Irfan.

Betha menoleh kearahnya, sungguh dia sangat muak dengan gombalannya. Tapi bagaimana lagi, kalau dilanjutin pasti akan menambah masalah.

"Tuh kan Dokternya saja mau disuntik, masa Irfan Tidak?"

"Tidak mau Ibu ...." rengek Irfan sambil menggoyangkan tangan Ibunya, dia terus mengadu ke Ibunya.

"Lihat, Dokter Brian punya permen." Brian merogoh saku jasnya terdapat permen yang memang sudah disediakan untuk anak kecil, ya untuk berjaga-jaga juga.

"Irfan mau!"

"Eits ... Syaratnya Irfan mau disuntik dulu biar sembuh."

"Yahh ...."

"Nah Suster suntik dulu yah," ucap Betha sambil menyuntik infusnya, terlihat Irfan sedikit meringis kesakitan.

"Nah sudah, Irfan pinter banget." Betha mengusap lembut rambut Irfan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Menikahi Suster Cantik

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dunia Pelita
9.8
Pelita adalah model tangguh dari keluarga retak yang sangat menjaga kehormatannya. Namun, sebuah insiden tragis merenggut kesuciannya dan menyeretnya ke dalam kehidupan Adhim, pemimpin geng motor sekaligus putra kiai. Meski Adhim berniat menebus dosa dengan pernikahan, Pelita bimbang karena ia tak pernah berencana menjalin hubungan. Perbedaan latar belakang yang kontras menjadi ujian berat. Mampukah cinta tumbuh di tengah konflik dan masa lalu yang kelam?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel Mengemis nafkah suamiku
8.4
Kehidupan Ajeng Samudra terasa pilu saat ia harus mengemis nafkah pada Alfandra. Sang suami justru lebih memprioritaskan keuangan untuk mantan istrinya dengan dalih kebutuhan anak. Mirisnya, Ajeng dilarang bekerja dan hanya diminta mengurus rumah serta diri sendiri. Tekanan kian berat karena ibu mertuanya terus menuntut materi dari Alfandra, meski ia memiliki anak lain yang jauh lebih mapan. Ajeng terjebak dalam konflik finansial dan ego keluarga.
Sampul Novel Menjadi Istri Musuhku
9.8
Selena Grant, putri bangsawan Kota Seaview yang ambisius, tiba-tiba terbangun tanpa ingatan tentang tiga tahun terakhir hidupnya. Ia terkejut mendapati dirinya telah menikah dan rela merendahkan martabat demi mengejar cinta pria yang justru membencinya. Meski bukti pesan putus asa memenuhi ponselnya, Selena yang asli takkan membiarkan siapa pun menghinanya. Kini, ia bertekad membalas perlakuan buruk suaminya dan merebut kembali harga dirinya yang sempat hilang.
Sampul Novel Mimpi Yang Retak
7.9
Kehidupan harmonis keluarga Johnson hanyalah topeng belaka. Di balik kemegahan rumah mereka, Alice menyembunyikan duka di balik senyum rapuh, sementara Daniel terobsesi menjaga citra kesuksesan. Saat rahasia kelam mulai terkuak dan kepercayaan hancur, mereka harus memilih antara memperbaiki mimpi yang retak atau tenggelam dalam kebohongan. Sebuah drama emosional penuh pengkhianatan yang menguji apakah kebahagiaan sejati masih bisa ditemukan di tengah kehancuran.
Sampul Novel PERNIKAHAN KONTRAK TUJUH MILIAR
9.7
Terlilit utang sebesar lima ratus ribu dolar, Selena Watson terpaksa menemui Cristian di kantornya. Meski sempat merasa terhina oleh gurauan pria itu, Selena tak punya pilihan selain menerima tawaran kerja demi melunasi kewajibannya. Insiden memalukan dengan mantan kekasihnya ternyata membawa Selena pada kesepakatan besar. Cristian menjanjikan uang berlimpah, namun syaratnya sangat mengejutkan. Alih-alih tugas biasa, Cristian justru meminta Selena untuk menikahinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan